1 / 1
Focus Group Discussion

Digital Transformation Index
(DTI) Assessment

Kerangka Kerja Pengukuran Kesiapan dan Persepsi Strategis Organisasi

BINA

Capabilities Index

BBusiness & Governance
IInfrastructure & Data
NNurturing People
AAgility & Process

Internal Capability Assessment (40 Survey Items)

NUSA

Needs Index

NNeed Strength
UUrgency of Timing
SStakeholder Demand
AAmbition & Intent

External & Strategic Perception (22 Survey Items)

Pendahuluan DTI Framework

Latar Belakang & Tujuan

Digital Transformation Index (DTI) dikembangkan sebagai instrumen diagnostik komprehensif untuk memetakan kesiapan organisasi dalam menghadapi disrupsi digital.

Melalui asesmen ini, manajemen dapat mengubah persepsi kualitatif menjadi data kuantitatif yang objektif.

Mengapa DTI Penting?

  • Mengidentifikasi Gap antara Kebutuhan Transformasi Digital (Needs) dengan Kemampuan melakukan Transformasi Digital (Capabilities).
  • Memberikan landasan empiris untuk perencanaan anggaran dan investasi TI.
  • Membangun *sense of urgency* di seluruh unit kerja organisasi.
Metodologi Penilaian (Likert Scale)
  • 1 Sangat Tidak Setuju (Sangat Kurang)
  • 2 Tidak Setuju (Kurang)
  • 3 Netral (Cukup)
  • 4 Setuju (Baik)
  • 5 Sangat Setuju (Sangat Baik / *Best Practice*)

Master Overview: BINA & NUSA Dimensions

Index Dimensi (English) Deskripsi Singkat Indikator Total Items
BINA Business & Governance Alignment Keselarasan strategi, tata kelola, dan keberlanjutan. B1 - B6 12
Infrastructure, Data & Tech Kesiapan IT inti, integrasi, analitik AI, dan keamanan. I1, I2, I4-I6 10
Nurturing People & Culture Dukungan pimpinan, literasi, pelatihan, dan inovasi. N1 - N5 10
Agility & Process Digitalization Tingkat otomasi, fleksibilitas, dan keputusan berbasis data. A1 - A4 8
NUSA Need Strength Kebutuhan digital untuk kinerja, peluang, dan ketahanan. N1 - N4 8
Urgency of Timing Risiko penundaan dan kecepatan respons industri. U1 - U2 4
Stakeholder Demand Tekanan dari pelanggan, regulasi, dan lingkungan (ESG). S1 - S3 6
Ambition & Intent Aspirasi dan niat untuk berekspansi di bidang digital. A1 - A2 4

*Daftar lengkap 62 butir pertanyaan (Survey Items) berada pada bagian Lampiran (Appendix) di akhir dokumen.

Section I

BINA Index

Evaluasi 40 Indikator Kematangan Internal

B1

Kejelasan visi & tujuan strategis transformasi digital

Penjelasan Indikator

Mengukur sejauh mana visi transformasi digital didefinisikan secara formal, didokumentasikan, dan dipahami di seluruh lapisan pimpinan organisasi.

Rationale

Mencegah terjadinya "digital silos" di mana departemen berinvestasi pada teknologi tanpa arah strategis yang selaras.

Survey Items (Pertanyaan Lengkap)
  • B1.1 Visi transformasi digital perusahaan terdokumentasi dan dikomunikasikan secara jelas.
  • B1.2 Pimpinan unit/bagian memahami tujuan strategis transformasi digital perusahaan.
B2

Integrasi keberlanjutan (bisnis & lingkungan)

Penjelasan Indikator

Menilai integrasi tujuan keberlanjutan dalam strategi digital.

Rationale

Digitalisasi harus mematuhi standar ESG (Environmental, Social, and Governance) untuk resiliensi jangka panjang.

Survey Items (Pertanyaan Lengkap)
  • B2.1 Strategi transformasi digital perusahaan secara eksplisit memasukkan tujuan keberlanjutan jangka panjang.
  • B2.2 Dampak lingkungan dipertimbangkan secara sistematis dalam perencanaan dan pelaksanaan inisiatif transformasi digital.
  • B2.3 Perusahaan memiliki KPI/target keberlanjutan yang terhubung dengan program transformasi digital.
B3

Struktur tata kelola & akuntabilitas

Penjelasan Indikator

Menilai keberadaan struktur tata kelola formal dan pembagian tanggung jawab.

Rationale

Kejelasan peran mencegah kebingungan operasional dan memastikan adanya pihak yang bertanggung jawab.

Survey Items (Pertanyaan Lengkap)
  • B3.1 Terdapat struktur tata kelola formal yang bertanggung jawab mengarahkan transformasi digital.
  • B3.2 Peran dan akuntabilitas terkait transformasi digital ditetapkan secara jelas di tingkat organisasi.
B4

Kesesuaian dengan model bisnis & proposisi nilai

Penjelasan Indikator

Mengukur kesesuaian inisiatif digital dengan cara perusahaan menciptakan nilai.

Rationale

Mencegah investasi teknologi yang canggih namun tidak memberikan dampak langsung pada model bisnis.

Survey Items (Pertanyaan Lengkap)
  • B4.1 Inisiatif transformasi digital dirancang untuk memperkuat model bisnis dan proposisi nilai perusahaan.
  • B4.2 Setiap proyek digital dievaluasi berdasarkan kontribusinya terhadap cara perusahaan menciptakan dan menangkap nilai.
B5

Kesesuaian regulasi & lingkungan eksternal

Penjelasan Indikator

Pemantauan regulasi eksternal dalam perencanaan digital.

Rationale

Mengurangi risiko hukum akibat peluncuran sistem digital yang tidak patuh (non-compliant).

Survey Items (Pertanyaan Lengkap)
  • B5.1 Perencanaan transformasi digital mempertimbangkan persyaratan regulasi dan kepatuhan yang relevan.
  • B5.2 Perubahan regulasi eksternal dipantau secara rutin dan digunakan sebagai masukan dalam perencanaan transformasi digital.
B6

Persepsi kebutuhan & urgensi transformasi digital

Penjelasan Indikator

Menilai persepsi pimpinan mengenai urgensi transformasi digital untuk daya saing perusahaan.

Rationale

Kesadaran pimpinan menentukan seberapa cepat organisasi dapat memobilisasi sumber dayanya.

Survey Items (Pertanyaan Lengkap)
  • B6.1 Pimpinan organisasi memandang transformasi digital sebagai kebutuhan yang mendesak untuk keberlangsungan dan daya saing perusahaan.
I1

Kesiapan dan keandalan infrastruktur TI inti

Penjelasan Indikator

Mengukur keandalan pondasi teknologi saat ini dan perencanaan kapasitas di masa depan.

Rationale

Infrastruktur TI adalah mesin utama. Aplikasi bisnis modern akan gagal jika jaringan dan server tidak stabil.

Survey Items (Pertanyaan Lengkap)
  • I1.1 Infrastruktur TI inti perusahaan andal untuk mendukung operasional sehari-hari.
  • I1.2 Kapasitas infrastruktur TI direncanakan untuk mendukung peningkatan kebutuhan digital di masa depan.
I2

Integrasi & interoperabilitas sistem/aplikasi

Penjelasan Indikator

Menilai integrasi antar sistem utama yang memungkinkan aliran data otomatis.

Rationale

Sistem yang terfragmentasi memperlambat proses dan meningkatkan risiko *human error* saat *data entry* ulang.

Survey Items (Pertanyaan Lengkap)
  • I2.1 Sistem dan aplikasi utama perusahaan terintegrasi sehingga meminimalkan duplikasi input data dan pekerjaan manual.
  • I2.2 Data penting dapat mengalir secara otomatis antar sistem dan aplikasi utama.
I4

Kapasitas analitik & pemanfaatan platform data/AI

Penjelasan Indikator

Ketersediaan platform data dan pemanfaatan analitik lanjutan (termasuk AI).

Rationale

Menunjukkan transisi organisasi menuju kapabilitas pengambilan keputusan yang bersifat prediktif.

Survey Items (Pertanyaan Lengkap)
  • I4.1 Perusahaan memiliki platform data dan analitik yang memadai untuk mendukung pemantauan kinerja dan pengambilan keputusan.
  • I4.2 Perusahaan menerapkan analitik lanjutan (misalnya prediktif/AI) untuk mendukung keputusan strategis.
I5

Keamanan siber & perlindungan privasi data

Penjelasan Indikator

Mengevaluasi keberadaan kontrol keamanan informasi dan mekanisme penanganan risiko.

Rationale

Pelanggaran data dapat menghancurkan reputasi bisnis. Keamanan adalah pilar yang tidak bisa dinegosiasikan.

Survey Items (Pertanyaan Lengkap)
  • I5.1 Kontrol keamanan informasi dan perlindungan data pribadi diterapkan secara memadai.
  • I5.2 Risiko keamanan siber diidentifikasi dan ditangani secara berkala.
I6

Pemanfaatan teknologi digital operasional

Penjelasan Indikator

Pemanfaatan sistem teknologi spesifik (seperti ERP, CRM, IoT) yang selaras dengan proses operasional.

Rationale

Mengukur adopsi teknologi di level lapangan (operasional), bukan hanya inisiatif tingkat strategis eksekutif.

Survey Items (Pertanyaan Lengkap)
  • I6.1 Aplikasi atau teknologi digital operasional dimanfaatkan secara luas dalam proses bisnis utama.
  • I6.2 Solusi teknologi digital yang digunakan selaras dengan kebutuhan operasional sehari-hari.
N1

Dukungan & komitmen kepemimpinan

Penjelasan Indikator

Menilai apakah pimpinan puncak aktif menjadi sponsor dan *role model* transformasi digital.

Rationale

Transformasi sering kali gagal akibat resistensi budaya. Keteladanan pimpinan sangat esensial.

Survey Items (Pertanyaan Lengkap)
  • N1.1 Pimpinan puncak secara aktif menjadi sponsor dan teladan dalam inisiatif transformasi digital.
  • N1.2 Pimpinan secara konsisten mengomunikasikan pentingnya transformasi digital kepada seluruh level organisasi.
N2

Kompetensi & literasi digital karyawan

Penjelasan Indikator

Menilai literasi digital karyawan dan pemetaan kesenjangan *skill* oleh organisasi.

Rationale

Sistem baru membutuhkan pengguna yang kompeten. Memahami *skills gap* adalah langkah awal krusial.

Survey Items (Pertanyaan Lengkap)
  • N2.1 Karyawan memiliki literasi dan kompetensi digital yang memadai untuk mendukung perubahan cara kerja.
  • N2.2 Organisasi secara berkala memetakan kesenjangan kompetensi digital karyawan dan menindaklanjutinya.
N3

Program pelatihan, reskilling & upskilling

Penjelasan Indikator

Ketersediaan program pelatihan dan akses karyawan terhadap pembelajaran teknologi.

Rationale

Mengubah kesenjangan kompetensi menjadi tindakan nyata melalui program pengembangan SDM.

Survey Items (Pertanyaan Lengkap)
  • N3.1 Perusahaan menyediakan program pelatihan/reskilling/upskilling yang relevan dengan kebutuhan transformasi digital.
  • N3.2 Karyawan memiliki kesempatan yang memadai untuk mengikuti pelatihan terkait teknologi dan cara kerja digital.
N4

Budaya inovasi & eksperimen digital

Penjelasan Indikator

Seberapa jauh organisasi mendorong eksperimen dan mengapresiasi ide inovatif karyawan.

Rationale

Inovasi tidak akan tumbuh dalam budaya yang menghukum kegagalan. Diperlukan lingkungan yang aman untuk mencoba.

Survey Items (Pertanyaan Lengkap)
  • N4.1 Budaya organisasi mendorong eksperimen dan uji coba solusi digital baru.
  • N4.2 Ide inovasi digital dari karyawan diapresiasi dan ditindaklanjuti melalui mekanisme yang jelas.
N5

Kolaborasi lintas fungsi & berbagi pengetahuan

Penjelasan Indikator

Mekanisme kolaborasi lintas departemen dan pembagian *best practices* digital.

Rationale

Kolaborasi memastikan transformasi tidak terisolasi dan menjadi pembelajaran kolektif perusahaan secara keseluruhan.

Survey Items (Pertanyaan Lengkap)
  • N5.1 Kolaborasi lintas fungsi/divisi difasilitasi dalam merancang dan menjalankan inisiatif transformasi digital.
  • N5.2 Pembelajaran dan praktik terbaik terkait digital dibagikan secara aktif antar unit organisasi.
A1

Tingkat digitalisasi proses bisnis inti

Penjelasan Indikator

Reduksi pekerjaan manual berulang melalui digitalisasi *end-to-end* pada alur kerja utama.

Rationale

Proses manual memakan waktu dan rentan kesalahan. Otomatisasi adalah pilar dasar efisiensi operasional.

Survey Items (Pertanyaan Lengkap)
  • A1.1 Proses bisnis inti telah terdigitalisasi sehingga mengurangi pekerjaan manual berulang.
  • A1.2 Alur kerja utama didukung oleh sistem atau aplikasi digital secara end-to-end.
A2

Fleksibilitas & standar proses

Penjelasan Indikator

Menilai kemampuan organisasi untuk mengadaptasi proses kerja dengan cepat saat ada perubahan regulasi atau bisnis.

Rationale

Agilitas operasional menentukan seberapa lincah organisasi dalam merespons krisis atau peluang pasar baru.

Survey Items (Pertanyaan Lengkap)
  • A2.1 Proses kerja dirancang fleksibel untuk menyesuaikan perubahan kebutuhan bisnis.
  • A2.2 Perusahaan mampu menyesuaikan proses bisnis dengan cepat ketika terjadi perubahan kebutuhan atau regulasi.
A3

Pemanfaatan data & analitik untuk keputusan

Penjelasan Indikator

Penggunaan aktual laporan analitik dan *dashboard* kinerja oleh manajemen dalam pengambilan keputusan.

Rationale

Membuktikan bahwa teknologi data benar-benar diadopsi oleh manajemen dalam eksekusi nyata, bukan sekadar intuisi.

Survey Items (Pertanyaan Lengkap)
  • A3.1 Keputusan manajerial penting didasarkan pada data dan analitik.
  • A3.2 Manajemen menggunakan laporan atau dashboard kinerja secara rutin dalam proses pengambilan keputusan.
A4

Integrasi proses lintas unit & end-to-end

Penjelasan Indikator

Sejauh mana proses antar departemen terintegrasi untuk menciptakan layanan yang mulus (*seamless*).

Rationale

Integrasi internal mutlak diperlukan agar proses pelanggan dari awal hingga akhir tidak terputus.

Survey Items (Pertanyaan Lengkap)
  • A4.1 Proses lintas unit terintegrasi secara digital dari hulu ke hilir.
  • A4.2 Integrasi proses internal menghasilkan pengalaman layanan yang lebih mulus bagi pelanggan atau mitra.
Section II

NUSA Index

Evaluasi 22 Indikator Persepsi Eksternal & Niat Strategis

N1

Kebutuhan strategis untuk kinerja & daya saing

Penjelasan Indikator

Persepsi mengenai seberapa esensial transformasi digital untuk menjaga relevansi dan daya saing bisnis.

Rationale

Mendeteksi apakah digitalisasi dilihat sebagai "proyek opsional" atau "kebutuhan mutlak untuk bertahan hidup".

Survey Items (Pertanyaan Lengkap)
  • N1.1 Transformasi digital penting untuk mencapai tujuan bisnis utama perusahaan.
  • N1.2 Tanpa transformasi digital, daya saing perusahaan berisiko menurun.
  • N1.3 Digitalisasi adalah syarat mutlak untuk tetap relevan di industri saat ini.
N2

Kebutuhan menangkap peluang bisnis digital

Penjelasan Indikator

Kebutuhan mengubah model bisnis untuk menangkap peluang baru berbasis solusi digital.

Rationale

Menunjukkan perspektif ofensif organisasi: berinovasi mencari pendapatan baru, bukan sekadar efisiensi.

Survey Items (Pertanyaan Lengkap)
  • N2.1 Kami melihat peluang bisnis baru yang membutuhkan solusi digital.
  • N2.2 Model bisnis perusahaan perlu menjadi lebih digital untuk menangkap peluang pasar.
N3

Kebutuhan akibat keterbatasan cara kerja saat ini

Penjelasan Indikator

Kesadaran bahwa sistem warisan dan proses manual menghambat pertumbuhan masa depan.

Rationale

Kesadaran akan *pain points* internal memperkuat justifikasi percepatan investasi teknologi baru.

Survey Items (Pertanyaan Lengkap)
  • N3.1 Cara kerja saat ini terlalu manual untuk mendukung pertumbuhan di masa depan.
  • N3.2 Keterbatasan sistem yang ada mendorong kebutuhan transformasi digital.
N4

Kebutuhan business sustainability & ketahanan

Penjelasan Indikator

Kebutuhan digitalisasi sebagai instrumen penjaga kelangsungan dan ketahanan finansial bisnis.

Rationale

Digitalisasi dihubungkan langsung dengan ketahanan perusahaan saat menghadapi perubahan dan tekanan kompetitif.

Survey Items (Pertanyaan Lengkap)
  • N4.1 Transformasi digital diperlukan untuk menjaga keberlangsungan dan kesehatan finansial bisnis dalam jangka panjang.
  • N4.2 Tanpa transformasi digital, perusahaan akan kesulitan bertahan menghadapi perubahan dan tekanan kompetitif.
U1

Risiko jika transformasi digital terlambat

Penjelasan Indikator

Persepsi terhadap tingginya risiko ketertinggalan jika langkah transformasi ditunda lebih lama.

Rationale

Merasakan urgensi *timing* adalah pendorong eksekusi nyata, membedakan antara sekadar "butuh" dan "harus sekarang".

Survey Items (Pertanyaan Lengkap)
  • U1.1 Transformasi digital tidak dapat ditunda dalam beberapa tahun ke depan.
  • U1.2 Penundaan transformasi digital meningkatkan risiko perusahaan tertinggal dari pesaing.
U2

Kebutuhan mempercepat respon industri

Penjelasan Indikator

Desakan untuk mempercepat adaptasi agar sejajar dengan kecepatan perubahan dinamika pasar industri.

Rationale

Kecepatan respons (*Speed-to-Market*) adalah kunci. Bergerak lambat berarti membiarkan kompetitor mengambil pangsa pasar.

Survey Items (Pertanyaan Lengkap)
  • U2.1 Perusahaan perlu mempercepat transformasi digital untuk mengikuti perubahan di industri.
  • U2.2 Perusahaan perlu meningkatkan kecepatan respons digital terhadap dinamika pasar.
S1

Tekanan pelanggan & pasar untuk layanan digital

Penjelasan Indikator

Tekanan langsung dari pelanggan yang ekspektasinya semakin tinggi akibat pengalaman digital dari pesaing.

Rationale

Ekspektasi pasar terus meningkat secara eksponensial. Pelanggan mudah berpindah ke layanan yang lebih digital dan praktis.

Survey Items (Pertanyaan Lengkap)
  • S1.1 Pelanggan semakin mengharapkan layanan dan interaksi yang serba digital.
  • S1.2 Pengalaman digital dari pesaing meningkatkan ekspektasi pelanggan terhadap perusahaan.
S2

Tekanan regulasi & pemangku kepentingan

Penjelasan Indikator

Dorongan regulasi, standar industri, serta tuntutan mitra bisnis untuk terintegrasi secara digital.

Rationale

Kolaborasi ekosistem B2B modern menuntut adopsi sistem yang saling terhubung untuk pertukaran data otomatis tanpa hambatan.

Survey Items (Pertanyaan Lengkap)
  • S2.1 Regulasi dan standar industri mendorong perusahaan menjadi lebih digital.
  • S2.2 Mitra bisnis mengharapkan integrasi proses yang lebih digital dengan perusahaan kami.
S3

Kebutuhan tekanan environmental sustainability

Penjelasan Indikator

Tekanan publik atau regulator terkait pelaporan kinerja lingkungan hidup (ESG).

Rationale

Sistem digital mutlak dibutuhkan untuk mendapatkan dan melegitimasi data lingkungan agar terhindar dari klaim palsu (*greenwashing*).

Survey Items (Pertanyaan Lengkap)
  • S3.1 Tekanan dari pelanggan, regulator, atau publik terkait kinerja lingkungan mendorong kebutuhan transformasi digital.
  • S3.2 Data dan teknologi digital diperlukan untuk mengukur dan melaporkan kinerja lingkungan (misalnya emisi atau konsumsi energi).
A1

Aspirasi menjadi organisasi yang lebih digital

Penjelasan Indikator

Cita-cita strategis perusahaan untuk berubah menjadi organisasi digital yang memimpin *value creation*.

Rationale

Aspirasi tinggi mencerminkan pergeseran *mindset* dari sekadar reaktif menjadi proaktif dalam mendisrupsi proses internal.

Survey Items (Pertanyaan Lengkap)
  • A1.1 Perusahaan memiliki aspirasi untuk menjadi organisasi yang lebih digital.
  • A1.2 Perusahaan ingin menggunakan teknologi digital untuk mengubah cara menciptakan nilai.
A2

Niat memperluas inisiatif digital

Penjelasan Indikator

Niat kuat manajemen untuk mengeskalasi investasi digital dan menjadikannya pilar utama strategi.

Rationale

Indikator terkuat (*leading indicator*) yang memprediksi keseriusan manajemen dalam mengalokasikan anggaran masa depan.

Survey Items (Pertanyaan Lengkap)
  • A2.1 Manajemen berniat memperluas skala inisiatif digital dalam beberapa tahun ke depan.
  • A2.2 Digital menjadi salah satu pilar utama strategi bisnis perusahaan.

Sesi Diskusi & Validasi

Berdasarkan pemaparan seluruh butir survei, mari kita validasi kesesuaiannya dengan kondisi dan tantangan riil yang dihadapi oleh unit kerja saat ini.

TERIMA KASIH ATAS PARTISIPASI ANDA
Appendix

Master Data Reference

Daftar Tabel Lengkap Seluruh Survey Items (62 Butir)

APP

Master Data: BINA Index (Bagian 1 dari 4)

Code Indicator Survey Item (Pertanyaan Verbatim)
B1.1 Strategic Vision Visi transformasi digital perusahaan terdokumentasi dan dikomunikasikan secara jelas.
B1.2 Strategic Vision Pimpinan unit/bagian memahami tujuan strategis transformasi digital perusahaan.
B2.1 Sustainability Strategi transformasi digital perusahaan secara eksplisit memasukkan tujuan keberlanjutan jangka panjang.
B2.2 Sustainability Dampak lingkungan dipertimbangkan secara sistematis dalam perencanaan dan pelaksanaan inisiatif transformasi digital.
B2.3 Sustainability Perusahaan memiliki KPI/target keberlanjutan yang terhubung dengan program transformasi digital.
B3.1 Governance Terdapat struktur tata kelola formal yang bertanggung jawab mengarahkan transformasi digital.
B3.2 Governance Peran dan akuntabilitas terkait transformasi digital ditetapkan secara jelas di tingkat organisasi.
B4.1 Business Model Inisiatif transformasi digital dirancang untuk memperkuat model bisnis dan proposisi nilai perusahaan.
B4.2 Business Model Setiap proyek digital dievaluasi berdasarkan kontribusinya terhadap cara perusahaan menciptakan dan menangkap nilai.
B5.1 Compliance Perencanaan transformasi digital mempertimbangkan persyaratan regulasi dan kepatuhan yang relevan.
BINA LIST 1 / 4
APP

Master Data: BINA Index (Bagian 2 dari 4)

Code Indicator Survey Item (Pertanyaan Verbatim)
B5.2 Compliance Perubahan regulasi eksternal dipantau secara rutin dan digunakan sebagai masukan dalam perencanaan transformasi digital.
B6.1 Urgency Pimpinan organisasi memandang transformasi digital sebagai kebutuhan yang mendesak untuk keberlangsungan dan daya saing perusahaan.
I1.1 Infrastructure Infrastruktur TI inti perusahaan andal untuk mendukung operasional sehari-hari.
I1.2 Infrastructure Kapasitas infrastruktur TI direncanakan untuk mendukung peningkatan kebutuhan digital di masa depan.
I2.1 Interoperability Sistem dan aplikasi utama perusahaan terintegrasi sehingga meminimalkan duplikasi input data dan pekerjaan manual.
I2.2 Interoperability Data penting dapat mengalir secara otomatis antar sistem dan aplikasi utama.
I4.1 Analytics & AI Perusahaan memiliki platform data dan analitik yang memadai untuk mendukung pemantauan kinerja dan pengambilan keputusan.
I4.2 Analytics & AI Perusahaan menerapkan analitik lanjutan (misalnya prediktif/AI) untuk mendukung keputusan strategis.
I5.1 Security Kontrol keamanan informasi dan perlindungan data pribadi diterapkan secara memadai.
I5.2 Security Risiko keamanan siber diidentifikasi dan ditangani secara berkala.
BINA LIST 2 / 4
APP

Master Data: BINA Index (Bagian 3 dari 4)

Code Indicator Survey Item (Pertanyaan Verbatim)
I6.1 Operational Tech Aplikasi atau teknologi digital operasional dimanfaatkan secara luas dalam proses bisnis utama.
I6.2 Operational Tech Solusi teknologi digital yang digunakan selaras dengan kebutuhan operasional sehari-hari.
N1.1 Leadership Pimpinan puncak secara aktif menjadi sponsor dan teladan dalam inisiatif transformasi digital.
N1.2 Leadership Pimpinan secara konsisten mengomunikasikan pentingnya transformasi digital kepada seluruh level organisasi.
N2.1 Competency Karyawan memiliki literasi dan kompetensi digital yang memadai untuk mendukung perubahan cara kerja.
N2.2 Competency Organisasi secara berkala memetakan kesenjangan kompetensi digital karyawan dan menindaklanjutinya.
N3.1 Training Perusahaan menyediakan program pelatihan/reskilling/upskilling yang relevan dengan kebutuhan transformasi digital.
N3.2 Training Karyawan memiliki kesempatan yang memadai untuk mengikuti pelatihan terkait teknologi dan cara kerja digital.
N4.1 Innovation Budaya organisasi mendorong eksperimen dan uji coba solusi digital baru.
N4.2 Innovation Ide inovasi digital dari karyawan diapresiasi dan ditindaklanjuti melalui mekanisme yang jelas.
BINA LIST 3 / 4
APP

Master Data: BINA Index (Bagian 4 dari 4)

Code Indicator Survey Item (Pertanyaan Verbatim)
N5.1 Collaboration Kolaborasi lintas fungsi/divisi difasilitasi dalam merancang dan menjalankan inisiatif transformasi digital.
N5.2 Collaboration Pembelajaran dan praktik terbaik terkait digital dibagikan secara aktif antar unit organisasi.
A1.1 Digitalization Proses bisnis inti telah terdigitalisasi sehingga mengurangi pekerjaan manual berulang.
A1.2 Digitalization Alur kerja utama didukung oleh sistem atau aplikasi digital secara end-to-end.
A2.1 Flexibility Proses kerja dirancang fleksibel untuk menyesuaikan perubahan kebutuhan bisnis.
A2.2 Flexibility Perusahaan mampu menyesuaikan proses bisnis dengan cepat ketika terjadi perubahan kebutuhan atau regulasi.
A3.1 Data Decision Keputusan manajerial penting didasarkan pada data dan analitik.
A3.2 Data Decision Manajemen menggunakan laporan atau dashboard kinerja secara rutin dalam proses pengambilan keputusan.
A4.1 End-to-End Proses lintas unit terintegrasi secara digital dari hulu ke hilir.
A4.2 End-to-End Integrasi proses internal menghasilkan pengalaman layanan yang lebih mulus bagi pelanggan atau mitra.
BINA LIST 4 / 4
APP

Master Data: NUSA Index (Bagian 1 dari 2)

Code Indicator Survey Item (Pertanyaan Verbatim)
N1.1 Strategic Necessity Transformasi digital penting untuk mencapai tujuan bisnis utama perusahaan.
N1.2 Strategic Necessity Tanpa transformasi digital, daya saing perusahaan berisiko menurun.
N1.3 Strategic Necessity Digitalisasi adalah syarat mutlak untuk tetap relevan di industri saat ini.
N2.1 Opportunity Kami melihat peluang bisnis baru yang membutuhkan solusi digital.
N2.2 Opportunity Model bisnis perusahaan perlu menjadi lebih digital untuk menangkap peluang pasar.
N3.1 Work Process Cara kerja saat ini terlalu manual untuk mendukung pertumbuhan di masa depan.
N3.2 Work Process Keterbatasan sistem yang ada mendorong kebutuhan transformasi digital.
N4.1 Sustainability Transformasi digital diperlukan untuk menjaga keberlangsungan dan kesehatan finansial bisnis dalam jangka panjang.
N4.2 Sustainability Tanpa transformasi digital, perusahaan akan kesulitan bertahan menghadapi perubahan dan tekanan kompetitif.
U1.1 Risk of Delay Transformasi digital tidak dapat ditunda dalam beberapa tahun ke depan.
U1.2 Risk of Delay Penundaan transformasi digital meningkatkan risiko perusahaan tertinggal dari pesaing.
NUSA LIST 1 / 2
APP

Master Data: NUSA Index (Bagian 2 dari 2)

Code Indicator Survey Item (Pertanyaan Verbatim)
U2.1 Response Speed Perusahaan perlu mempercepat transformasi digital untuk mengikuti perubahan di industri.
U2.2 Response Speed Perusahaan perlu meningkatkan kecepatan respons digital terhadap dinamika pasar.
S1.1 Market Demand Pelanggan semakin mengharapkan layanan dan interaksi yang serba digital.
S1.2 Market Demand Pengalaman digital dari pesaing meningkatkan ekspektasi pelanggan terhadap perusahaan.
S2.1 Regulation Regulasi dan standar industri mendorong perusahaan menjadi lebih digital.
S2.2 Partner Integration Mitra bisnis mengharapkan integrasi proses yang lebih digital dengan perusahaan kami.
S3.1 ESG Pressures Tekanan dari pelanggan, regulator, atau publik terkait kinerja lingkungan mendorong kebutuhan transformasi digital.
S3.2 Environmental Data Data dan teknologi digital diperlukan untuk mengukur dan melaporkan kinerja lingkungan (misalnya emisi atau konsumsi energi).
A1.1 Digital Aspiration Perusahaan memiliki aspirasi untuk menjadi organisasi yang lebih digital.
A1.2 Digital Aspiration Perusahaan ingin menggunakan teknologi digital untuk mengubah cara menciptakan nilai.
A2.1 Intent to Expand Manajemen berniat memperluas skala inisiatif digital dalam beberapa tahun ke depan.
A2.2 Strategic Pillar Digital menjadi salah satu pilar utama strategi bisnis perusahaan.
NUSA LIST 2 / 2